Senin, 31 Januari 2011

Setelah sempat tertunda satu minggu, akhirnya event Drag Bike Seri II terselenggara juga. Bertempat di jalan raya utama depan Ruko Matawai, para biker mengadu nyali dan kecepatan memacu sepeda motornya.
"Dengan makin berkembangnya minat para penggiat otomatif di kota Waingapu, khususnya mereka yang memiliki bengkel menyebabkan hampir setiap minggu harus bermain "petak umpet" dengan polisi maka akan sangat rentan kecelakaan. Melihat hal yang demikian, saya berpikir kenapa kita tidak memfasilitasi untuk mengembangkan bakat tersebut!", demikian Ali Fadaq mengatakan selaku koordinator event Drag Bike Seri II dalam wawancara via pesan di Facebook.
"Bulan November 2009 kami buat Drag Bike Seri l, hasilnya? Sejak saat itu banyak bengkel yang tadinya sudah mati suri bangkit lagi dan bahkan banyak bengkel-bengkel baru, toko-toko onderdil baru, Rizky Speed, ART Speed, dimana ada peluang terciptanya lapangan kerja baru dan yang paling menggembirakan adalah dapat dikatakan sejak saat itu tidak ada lagi yang namanya balapan liar", lanjut Ali.
Sementara itu dukungan dari Pemda Sumba Timur sangat positive, demikian juga dari beberapa pengusaha yang punya kepedulian terhadap pengembangan otomotif di Sumba Timur. Animo masyarakat sangat luar biasa. Sejak kemarin masyarakat kota Waingapu dan sekitarnya membludak. Walau sempat diguyur hujan kurang lebih setengah jam, tidak mengurungkan niat mereka untuk meninggalkan arena balapan.
Ali optimis untuk event-event yang akan datang. "Tidak ada kata tawar kecuali KEJURNAS pada bulan September 2010. Perlu dicatat bahwa event kita kali ini memecahkan record Drag Bike yang pernah diselenggarakan di NTT yaitu diikuiti oleh 301 Starter", demikian Ali menutup pembicaraannya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar